Jenis Dan Manfaat Pupuk Organik Cair

619 views

Pupuk organik adalah cara yang sangat aman untuk kebutuhan tanaman anda dengan pasokan nutrisi yang terbaik tanpa merugikan mereka. Pupuk jenis ini juga menurunkan kadar asam tanah. Pupuk bertindak sebagai media untuk meningkatkan tingkat kandungan nitrogen, fosfat dan kalium. Karena tiga zat ini adalah nutrisi utama yang dibutuhkan tanaman membantu memasok makanan yang berlimpah untuk kebutuhan mereka. Pupuk organik cair sangat penting dalam membantu tanaman mengatasi ketegangan yang terjadi akibat transplantasi, cuaca dingin atau musik kemarau. Karena mereka membantu memperkaya dan mengisi tanah dari resiko kekurangan nutrisi.

aplikasi-pupuk-organik-cairAda dua metode dasar aplikasi untuk pupuk cair, yaitu melalui penyemprotan atau melalui aplikasi langsung ke tanah sekitar tanaman. Penyemprotan adalah metode yang lebih umum digunakan dalam menerapkan pupuk cair. Hal ini karena tanaman biasanya mengambil nutrisi melalui daun dan batang dimana stomata mereka berada. Pupuk di semprotkan pada daun tanaman dan batang memungkinkan tanamam menyerap nutrisi lebih cepat.

Metode lain yang digunakan yaitu dengan pengaplikasian langsung ke tanah di sekitar tanaman. Aplikasi langsung masih memiliki komponen gizi yang sama sebagaimana layaknya di semprot, perbedaan nya adalah nutrisi seperti nitrogen dan kalium mungkin sia-sia karena tidak mudah di serap oleh tanaman.

Ada beberapa jenis pupuk cair di pasaran, yang paling umum adalah emulsi ikan. Pupuk emulsi ikan mengandung elemen penting bagi pertumbuhan tanaman. Pupuk emulsi ikan juga memiliki tingkat kandungan nitrogen, sumber nitrat untuk tanaman. Pupuk emulsi ikan juga dapat di semprotkan pada dedaunan tanaman atau di terapkan langsung ke tanah.

Pupuk alami juga dapat di buat dari coran cacing tanah. Cacing tanah juga memainkan peran utama dalam menyediakan tanah dengan mineral dan vitamin yang membantu tanaman tumbuh lebih sehat dan ini adalah apa yang menyebabkan para ilmuwan untuk memproduksi pupuk organik cair berbasis cacing tanah.

Beberapa produsen telah memproduksi pupuk organik cair yang mengandung kombinasi dari beberapa zat berikut : tepung ikan, ekstrak protein kedelai, batu fosfat, abu tulang, kalium karbonat, magnesium karbonat, rumput laut, dan asam humat

Share on Facebook2Tweet about this on TwitterShare on Google+0Print this pageEmail this to someone